Dua Fase Revolusi Industri: Garis Waktu dan Penyebaran Global

2

Para sejarawan tidak hanya menganggap Revolusi Industri sebagai sebuah gumpalan besar. Mereka membaginya. Biasanya menjadi dua bagian yang berbeda dan berurutan. Pembagian ini tidak sembarangan. Hal ini mencerminkan perubahan besar dalam teknologi, geografi, dan skala.

Revolusi Industri Pertama: Monopoli Inggris

Fase pertama dimulai pada pertengahan tahun 1700-an. Hal ini berlangsung hingga sekitar tahun 1830. Selama periode ini, aksi tersebut hampir seluruhnya dilakukan di Inggris. Ini adalah era uap. Batubara. Dari besi. Mekanisasi produksi tekstil mengubah segalanya, namun tetap bersifat lokal. Negara-negara lain menyaksikan. Mereka belum memiliki infrastruktur atau modal untuk meniru model Inggris dalam skala besar. Itu adalah eksperimen Inggris yang mendefinisikan ulang tenaga kerja, urbanisasi, dan konsumsi energi.

Revolusi Industri Kedua: Ledakan Global

Lalu datanglah gelombang kedua. Periode ini berlangsung dari pertengahan abad ke-19 hingga awal tahun 1900-an. Peta berubah secara dramatis. Itu bukan lagi cerita Inggris. Revolusi menyebar ke benua Eropa. Ke Amerika Utara. Ke Jepang.

Cakupannya melebar. Teknologinya beragam. Baja menggantikan besi sebagai tulang punggung konstruksi dan transportasi. Listrik mulai menggerakkan pabrik dan rumah. Bahan kimia merevolusi pertanian dan manufaktur. Skalanya adalah industri dalam segala hal.

Limpahan Nanti

Kisah ini tidak berakhir pada awal abad ke-20. Pengaruh Revolusi Industri kedua terus meluas ke luar. Kemudian pada tahun 1900-an, mekanisme industri modern mulai mengakar di belahan dunia lain yang sebelumnya berada di pinggiran. Pola pembangunan bergeser dari satu episentrum ke jaringan kekuatan industri global.